Ads-728

Ads-728

Cat-1

Cat-2

Cat-3

Cat-4

Label: reskrim

www.tribratanewspolresjeneponto.com - Bripka Musliadi, Kanit Intel Polsek Tamalatea Polres Jeneponto, temukan satu unit motor yamaha mio sporti warna merah dengan nomor polisi DD 4740 UM. Rabu 30 Mei 2018 atau sekitar pukul 13.00 wita.

Motor Mio tersebut diduga hasil tindak pidana kejahatan yang ditemukan di kebun milik Saripa warga lingkungan Cabiri kelurahan Bontotangnga kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto.

Motor tersebut ditemukan berdasarkan informasi yang peroleh dari masyarakat setempat.

Menurut kepala lingkungan Cabiri Keberadaan motor tanpa diketahui pemiliknya tersbut diperkirakan sudah dua hari disimpan di dalam kebun. tegasnya

Hingga kini motor tersebut telah diamankan di Polsek Tamalate guna dilakukan penyelidikan. (nsb)




www.tribratanewspolresjeneponto.com - Polda Sulsel bersama Polres Jeneponto berhasil meringkus penjual kendaraan bodong di kp. Bangkeng nunu desa tanah mawang dan kp. Sunru langi desa kareloe, Senin, 28/05/2018

Operasi ini di pimpin oleh panit 1 unit 3 subdit 4 Ditreskrimum Polda Sulsel IPTU Makmur,S.Sos dan panit 2 unit 4 subdit 4 Ditreskrimum Polda Sulsel IPDA Haris Wicaksono, S.T.K yang di beck up oleh resmob Polres Jeneponto Bripka Abd. Razak.

Dari hasil operasi ini polisi mengamankan 10 kendaraan bermotor tanpa dilengkapi surat kendaraan. yang menjadi target Operasi Ditreskimum Polda Sulsel, selanjutnya di amankan di Polsek Tamalatea yang nantinya akan di bawa ke Polda Sulsel, (nsb)



www.tribratanewspolresjeneponto.com - Jajaran polsek Arungkeke, Jeneponto, menggelar operasi minuman keras (miras) jenis ballo di Kampung Kassika, Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke, Kamis (24/5/2018).

Operasi yang dipimpin Kapolsek Arungkeke, AKP Muhammadang, digelar dalam rangka Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD). 

Dalam operasi tersebut diamankan puluhan liter minuman keras jenis ballo di beberapa titik. “Dalam operasi tersebut, berhasil diamankan sekitar 70 liter minuman keras jenis ballo,” kata Kasat Binmas, Polres Jeneponto, AKP Sahrul. (nsb)





www.tribratanewspolresjeneponto.com - Jajaran Polsek Tamalatea dibantu Satlantas Polres Jeneponto Polda Sulsel membubarkan aksi balapan liar di dekat bukit bekas tambang, Kampung Mannuruki-Bungun Lompoa, Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto, Selasa (22/5/2018).

Pembubaran yang dipimpin Kapolsek Tamalatea Iptu Muh Tahir dilakukan usai pelaksanaan Salat Subuh sekitar pukul 05.00 Wita.

"Ada penindakan aksi tongkorongan dan balapan liar di bukit cinta Kecamatan Tamalatea, personil gabungan Polsrlek Tamalatea dan Sat Lantas Polres Jeneponto," kata Kasat Binmas Polres Jeneponto AKP Syahrul,SH

Hasilnya dua unit motor diduga terlibat aksi balapan liar pun diamankan polisi, Sebelumnya diberitakan Tribratanewspolresjeneponto.com, Minggu (20/05/2018) sore, aksi balapan liar dikawasan yang dikenal dengan sebutan "bukit cinta" itu berlansung tampa pembubaran petugas.

"Semoga tidak adami lagi aksi balapan liar disitu," harap Syahrul. Sekedar diketahu, lokasi itu saat sore menjadi tempat favorit remaja untuk ngabuburit sambil nunggu bedug. Namun, ada beberapa ulah remaja lainnya yang melakukan aksi balapan liar di kawasan itu.(nsb)




www.tribratanewspolresjeneponto.com - Tim Unit Buser Polres Jeneponto yang bekerja sama Polsek Tamalatea, berhasil mengamankan terduga pelaku pengeroyokan dan penganiayaan di Kampung Tamanroya, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea.

Ketiganya, berhasil diamankan setelah melarikan diri dari kejaran petugas Polsek Tamalatea dan Tim Buser Polres Jeneponto yang dipimpin oleh Kanit Buser, Bripka Razak.

Mereka masing masing Mustari alias Moko, Dandi, dan Ranti. Tiga orang itu adalah satu keluarga dari warga Kampung Tamanroya.

Ranti dijemput di Kecamatan Bangkala, sedangkan Mustari dan Dandi dijemput di Tamanroya, Kecamatan Tamalatea. Saat ini pelaku sementara menjalani proses hukum di Mako Polres Jeneponto," jelas Kasubag humas Polres Jeneponto, Kamis (17/5/2018).

Sebelumnya diberitakan, dugaan penganiayaan menimpa empat warga Jeneponto, Rabu (16/5/2018). Kasus itu terjadi Kampung Tamanroya, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea.

Empat warga yang menjadi korban antara lain Lukman (25), warga Ci'nong, Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea. Korban mengalami luka terbuka pada bagian hidung. 

Korban lainnya, Sri Ayu (12) mengalami luka terbuka pada bagian jidat. Lalu, Dewi Sartika binti Sirajang (42) mengalami luka bengkak pada bagian kepala. Sedangkan Baharuddin (50) yang diketahui pegawai Lembaga Pemasyarakatan Jeneponto, mengalami luka memar pada bagian mata sebelah kanan. (nsb) 


www.tribratanewspolresjeneponto.com -  Polda Sulsel, Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan memusnahkan ratusan ribu botol minuman keras (miras) di Mapolda Sulsel, Jalan Perintis kemerdekaan KM 16, Makassar pada pukul 10.30 Wita, Senin (14/05). 
Dalam kegiatan ini Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Umar Septono SH MH diwakili oleh Karo ops Polda Sulsel Kombes Pol Stephen M. napiudin S.I.K S.H M.Hum, dan turut hadir pula oleh Kasdam Hasanuddin, Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Forkopimda Prov Sulsel serta perwakilan dari instansi pemerintahan Prov Sulawesi Selatan lainnya.

Miras yang dimusnahkan tersebut merupakan barang bukti hasil tangkapan kepolisian di berbagai daerah di Sulawesi Selatan, Pelaksanaan pemusnahan barang bukti miras ini adalah hasil dari operasi kegiatan kepolisian ditingkat ( KKYD ), Secara serentak yang di gelar dimasing-masing polres.

Adapun jumlah barang bukti yang berhasil disita oleh jajaran Polda Sulsel adalah Miras pabrikan yang berjumlah 123.503 botol, Miras Oplosan berjumlah 3.000 liter dan Miras tradisional yang berjumlah 34.292.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Umar Septono SH MH berharap kepada masyarakat untuk tidak segan segan untuk melaporkan kepada aparat kepolisian jika di sekitarnya ditemukan masyarakat yang mabuk-mabukan, para penjual miras ilegal, dan produsen miras ilegal.

Kegiatan inipun merupakan langkah awal untuk menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Sulawesi Selatan  jelang pelaksanaan bulan suci ramadhan.



www.tribratanewspolresjeneponto.com - Hasil operasi KKYD yang dilakukan sebulan terakhir berupa barang bukti miras dimusnahkan Polres Jeneponto Polda Sulsel. Pemusnahan dilakukan di halaman Mapolres Jeneponto, disaksikan Muspida Jeneponto dan Dinas Kesehatan Jeneponto. 

"Adapun jumlahnya adalah 1.068 botol bir berbagai merek, dan 2.832 liter tuak (ballo). Ini hasil satu bulan terakhir. Barang bukti kita kumpulkan, Memasuki bulan Ramadan ini kita musnahkan bersama-sama," terang Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto.S.I.K. Senin (14-05-2018)

Menurut AKBP Hary Susanto.S.I.K, setelah operasi cipta kondisi, pihaknya juga akan melakukan operasi pekat, barang bukti nantinya juga akan dikumpulkan dan dimusnahkan. "Memasuki operasi pekat nanti akan ada pemusnahan barang bukti lagi," tandasnya.

Memasuki bulan Ramadan ini, lanjut Hery, pihaknya juga sudah melakukan sejumlah langkah untuk menekan angka kriminalitas. Sebab, mengacu pengalaman sebelumnya, kriminalitas cenderung meningkat pada Ramadan hingga Idul Fitri.

"Kita sudah melaksanakan tindakan preventif. Patroli biru yang ditingkatkan, dengan juga mengedepankan para Bhabinkamtibmas untuk membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Hery.



http://www.tribratanewspolresjeneponto.com - Pelaku yang diduga melakukan membuangan bayi berjenis kelamin perempuan disalah satu rumah milik warga tepatnya dipembuangan saluran air. Kini telah ditemukan pelakunya dan diamankan di Kantor Polres Jeneponto. (Kamis,3/5/2018).

Informasi yang dihimpun media ini melalui Unit Buser Polres Jeneponto disebutkan nama pelaku berinisial MR (32) warga Jennetallasa, Desa Kayuloe Barat, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto.

Dijelaskan bagaimana kronologis proses penangkpannya berlangsung. Bripka Abd Rasyad mengatakan dalam rilis, dimana berdasarkan hasil baket yang dihimpun bahwa ada perempuan yang sudah lama dicurigai hamil diluar nikah.

Kemudian Unit Resmob Polres Jeneponto yang dipimpin Bripka Abd Rasyad memback up Polsek Binamu melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sementara melintas di Kecamatan Tamalatea, menuju ke Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, dan berhasil dibekuk, kamis, (03/05/2018)

Saat diamankan menurut pengakuan pelaku “saya dari makassar dari rumahnya temanya,”ungkapnya nampak seolah olah tidak mengetahui masalah tersebut.

Dari hasil introgasi di Kantor Polsek Binamu Polres Jeneponto, pelaku mengakui kenal dengan lelaki Rul lewat Via telephone dan ketemu dimakassar pada bulan April tahun 2017 silam disebuah Wisma dan melakukan hubungan intim.

Kemudian beberapa hari lalu dirinya ketemu kembali pada bulan Agustus 2017 ditempat yang sama namun setelah itu pelaku tidak pernah ketemu lagi, katanya.

“Semenjak itu saya tidak pernah lagi ketemu dengan lelaki Rul, sudah dalam keadaan hamil,”

Kemudian pada hari selasa tanggal 02 Mei 2018 sekitar pukul 02.00 wita. perut pelaku sudah mulai terasa sakit dan masuk kedalam kamar mandi dan tiba-tiba melahirkan.

“Saya melahirkan dikamar mandi kemudian setelah bayi itu lahir saya menyiramnya dengan air supaya keluar diselokan,”imbuhnya dalam rilis

Atas kejadian tersebut, pelaku dibawa ke Mapolres Jeneponto guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.Terangnya Bribka Abd Rasyad. (nsb)



www.tribratanewspolresjeneponto.com - Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) unit ospnal Polsek Arungkeke dipimpin Kapolsek Arungkeke AKP H. Muhammadang, bersama Kanit Intel Aiptu Sucipto kembali melakukan operasi miras diwilayah hukum Polsek Arungkeke Polres Jeneponto. Kamis (3 /05/2018).

“Operasi kali ini dilakukan di Kp.Kassika,Desa Palajau, Kec Arungkeke, Kab. Jeneponto. dan berhasil mengamankan miras tradisional jenis balllo, sebanyak 18 drigen dengan ukuran 5 liter terang Akp H. Muhammadang", ucapnya.

Kapolsek Kelara AKP H. Muhammadang menjelaskan bahwa Operasi ini digelar untuk menciptakan wilayah hukum yang aman, damai terutama menjelang Pilkada 2018 dan akan terus dilakukan operasi untuk menekan terjadinya tindak pidana akibat pengaruh dari miras.

Selanjutnya barang bukti jenis minuman keras tradisional tersebut dibawah ke Polsek Arungkeke guna penyidikan lebih lanjut. tegas Kapolsek. (NSB)



www.tribratanewspolresjeneponto.com - Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup, Ir. Wiratno M.Sc dan Kepala Balai Taman Nasional Takabonerate Faat Rudianto menyampaikan Apresiasi atas penangkapan Kapal Bermuatan 2400 Karung Pupuk diduga Bom Ikan oleh Personil Polres Kepulauan Selayar.

Apresiasi tersebut ditujukan langsung kepada Kapolres Kepulauan Selayar AKBP. Syamsu Ridwan S.IK dan Tim Gabungan Polres dan Sat Polair yang berhasil melakukan penangkapan kapal KLM. Eka Putri. GT. 62 NO. 649 / LLN. Dimana Kapal tersebut bermuatan 2400 karung pupuk bahan baku  bom ikan di Perairan sebelah selatan laut Selayar, Kamis (26/4).

”Apresiasi dan salam saya kepada Pak Kapolres dan Tim”, Tulis DirJen KSDAE-KLHK RI Ir. Wiratno M.Sc, yang diteruskan Kepala Balai TNTBR kepada Kapolres (28/4).

Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate Faat Rudianto juga menilai bahwa penangkapan ini telah menyelamatkan upaya konservasi laut khususnya Taman Nasional Takabonerate.

“Luar biasa, bravo buat kawan-kawan tim Polres Selayar dan Kapolres Selayar atas penangkapan ini. Jika 50 ton pupuk tersebut jadi bom semua, maka Taman Nasional Taka Bonerate akan hancur, Saya berharap kasus ini diusut tuntas, temukan dalangnya, hukum seberat-beratnya agar memberikan efek jera” Kata Faat Rudhianto, Minggu (29/4).

Ia menambahkan bahwa Taman Nasional Taka Bonerate harus steril dari illegal fishing agar kelestarian kawasan konservasi ini, tetap terjaga dan masyarakat setempat dapat merasakan manfaatnya, baik sebagai nelayan maupun pelaku pariwisata.

Menanggapi hal ini Kapolres Kepulauan Selayar AKBP. Syamsu Ridwan S.IK menyampaikan terima kasih kepada DirJen KSDAE-KLHK RI dan Kepala Balai atas apresiasi dan dukungan serta semua pihak.

”Terima Kasih kepada Pak Dirjen, saya kenal Beliau dan pernah bertemu. Kami sejak awal menyatakan Komitmen untuk memberantas Illegal fishing di Perairan Kabupaten Kepulauan Selayar. Meski demikian luas perairan Selayar yang sangat luas tentunya memungkinkan untuk adanya kegiatan Ilegal yang tidak tercover, meski demikian dengan sinergitas dari rekan-rekan instansi terkait dan dukungan masyarakat, kami berkomitmen untuk bekerja secara maksimal “, Tegasnya.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Umar Septono SH MH mengapresiasi atas kinerja dan kerja keras pengungkapan Bom Ikan sebanyak 50 ton.
www.tribratanewspolresjeneponto.com - Kepolisian Resor Jeneponto bersama Kepolisian Sektor Tamalatea masih melakukan pencarian terhadap lel. Nasir (60) thn Kp. Joko Ds. Bangkalaloe Kec. Bontoramba Kab. Jeneponto malam. sabtu, 22/03/2018

Dikabarkan hilang, setelah mendapat informasi dari istri lel. Nasir, sehingga warga melakukan pencarian  menurut dugaan warga kampung Joko kemungkinan lel.Nasir tenggelam,

Setelah mendapat laporan Personel Polres Jeneponto bersama Polsek Tamalatea yang di pimpin oleh AKP. AZIS DENG MALIMPO segera mendatangi TKP dan melakukan pencarian terhadap lel.Nasir, namun hingga saat ini belum diketahui keberadaan. 

berdasarkan pengakuan istri lel.Nasir bahwa pada hari jumat tanggal 23 maret 2018, pukul 07.00 wita suaminya berpamitan untuk ke sawah melihat padi dengan menggunakan baju kaos warna kuning, topi, celana pendek. 

Lel. Nasir sempat menitipkan menitip pesan kepada istrinya "agar hewan ternaknya diperhatikan", sekitar pukul 10.00 wita berdasarkan keterangan keponakannya lel.Nasir yang bernama lel.Haji' bahwa ia sempat bertemu dengan lel.Nasir yang berada dikebun dan mengingatkan untuk segera pulang karena hari jumat, setelah itu lel.Nasir mengatakan "nanti belakangan saya pulang".

Personel Polres jeneponto dan Polsek tamalatea yang di bantu dari BNPB Kab. Jeneponto melakukan pencarian lel.Nasir hingga pukul 02.00 dini hari namun belum ditemukan. upaya pencarian di hentikan pukul 02.00 wita dan akan di lanjutkan pencarian besok hari.



Sabtu, 3 Maret 2018 sekitar pukul 03. 30 WITA, di desa Lautang Kec Wajo Kab Belawa Sulawesi Selatan,JATANRAS POLDA METRO JAYA (PMJ) bersama TIM KHUSUS DITRESKRIMUM POLDA SULSEL yang dipimpin langsung oleh AKP DWI YANUAR MS, SH, SIK, telah melakukan pengungkapan terduga pelaku Penipuan melalui media elektonik / online, yang dalam contentnya mencantumkan / menggunakan Nama Pejabat Negara Republik Indonesia (Kapolri) untuk meyakinkan para korban.


Adapun identitas terduga pelaku tersebut yaitu :
Nama : Tj, 
Umur : 24 tahun, 
Alamat : ds. Lautang kec. Belawa Kab. Wajo Sulawesi Selatan
Memiliki peran bertindak sebagai otak dalam tindak pidana penipuan tsb. 

Modus :
Pelaku membuat puluhan blogspot yang berisi menjanjikan hadiah bagi yang mempunyai pin. Untuk meyakinkan Korban, pelaku mencantumkan nama serta Foto Pejabat Negara Republik Indonesia (salah satu contoh : Kapolri)


Pelaku dengan memanfaatkan Aplikasi Friend Search For WhatsApp mencari nomor-nomor secara acak yang memakai aplikasi WA, Kemudian, mengirimkan pesan seolah penerima pesan mendapat hadiah. Untuk meyakinkan korban, dalam pesan tersebut ada tautan / link ke Blogspot yang sudah pelaku persiapkan. Dalam melaksanakan aksinya, pelaku dibantu oleh sdr. Im (masih dalam pengejaran).

Barang Bukti : Uang Tunai 5 juta,  5 Laptop dengan berbagai merk, 8 modem, 31 Handphone berbagai merk, 10 simcard diluar HP, 4 Kartu Atm BRI dan 1 buah Dompet

Setelah selesai melakukan penangkapan tersebut, tim mendapatkan informasi terkait kelompok lain yang diduga melakukan tindak pidana dengan modus serupa di dekat TKP pertama, hingga tim melakukan penindakan. Adapun pelaku yang diamankan pada TKP kedua AL :

1. Nama : As
Umur : 30 tahun
Alamat : ds. Lautang Kec. Belawa Kab Wajo Sulawesi Selatan
Berperan sebagai pembuat iklan palsu menawarkan barang namun fiktif di wall facebook, kemudian meyakinkan para korban melalui chatting dengan aplikasi WA.

2. Nama : Ma
Umur : 21 tahun
Alamat : ds. Lautang Kec. Belawa Kab Wajo Sulawesi Selatan
Bertugas mengambil uang di ATM hasil transfran dari para korban.

Otak dalam kegiatan tsb adalah sdr. Ul ( masih dalam pengejaran ).


Barang bukti : 3 buah Laptop berbagai Merk, 3 buah dompet, 4 buku rekening, 4 buah kartu ATM BRI, 9 buah HP berbagai merk, 4 buah modem,1 flashdisk, 1 Router Wifi TPlink



www.tribratanewspolresjeneponto.com - Satuan Buser Polres Jeneponto yang dipimpin Kanit Buser Bripka. Abd. Rasyad telah melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian sepeda motor di Bungung Kanunang, Kec. Kelara, Jeneponto,

Unit Buser mendapatkan informasi dari warga bahwa akan ada transaksi jual beli motor yang diduga hasil pencurian.

"Setelah kita mendapatkan aduan warga,  tim mencoba melakukan pengecekan yang lokasinya berada ditengah kebun jagung. " ungkap Kanit Buser Abd.Rasyad.

Dari hasil pengintaian unit buser langsung mnyergap terduga pelaku pencurian. Pelaku sempat berupaya untuk melawan dan melarikan diri dengan menggunakan senjata tajam Badik. Namun, tim kepolisian langsung menembak kaki pelaku dan mengenai betis kiri.

"Pelaku ingin menikam anggota saat dirinya dikepung sehingga anggota kami memberikan tembakan pada kaki kirinya". Tegas Kamit Buser Abd.Rasyad.

Setelah mendapatkan penanganan medis tersangka yang dikenal sadis ini dibawa ke Polsek Kelara untuk dilakukan interogasi.

Dari hasil introgasi pelaku mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor sebnyak 4 kali Selanjutnya pelaku dan barang bukti di bawa ke polres jeneponto untuk pnyelidikan lebih lanjut.tutup Abd. Rasyad.



Ratusan unit motor diamankan Polres Jeneponto di Lapangan Tolo, Kelurahan Tolo Kota, Kecamatan Kelara, Kamis (28/12/2017) sore.
Motor-motor itu diduga terlibat aksi balapan liar yang dianggap meresahkan warga setempat.
"Jadi ini adalah kegiatan penertiban kendaraan bermotor, Alhamdulillah kita dapat informasi dari masyarakat yang peduli dengan situasi Kamtibmas dengan memberikan informasi kepada polisi bahwa sering di wilayah ini terjadi balapan liar," kata Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto memimpin penertiban.
Selain itu menurut Hery, motor yang digunakan balapa liar diduga tidak dilengkapi surat berkendara dan bersuara bising.
"Rata-rata tidak mengantongi surat berkendara dan knalpotnya bersuara besar jadi mengganggu ketentraman masyarakat, apalagi ini depan puskesmas takutnya orang sakit malah tambah sakit lagi," ujar Hery.
Dari ratusan motor yang diamankan itu, beberapa diantaranya diizinkan kepada pemilik untuk segera mengambil motornya dengan catatan harus melengkapi surat berkendara dan membawa onderdil standar keluaran perusahaan.
"Yang tidak ada surat-suratnya dan oakai knalpot bogar kita amankan dulu sekaligus mengantisipasi aksbalapan liar saat perayaan malam prgantian tahun," tutur Hery.
i
Saat dikonfirmasi terkait dugaan balapan liar tersebut juga menjadi sarang judi, Hery Suanto mengaku tidak menemukan adannya informasi itu.
"Tidak ada laporan warga yang kita terima terkait itu, ini hanya mengganggu kententraman warga saja," ungkapnya.
Sementara, beberapa motor yang tidak dilengkapi dengan surat berkendara dan menggunakan knalpot racing diangkut ke Mapolres Jeneponto.
Aksi penertiban itu sempat menjadi tontonan warga yang bermukim di sekitar lapangan.

Perform

video

Sabhara

Cat-5

Cat-6